“Ren, Aku hamil….”

Sebuah pesan singkat kuterima 6 bulan lalu, dari Lingka, kekasihku. Mataku menatap ponsel, sementara senyumnya jelas di benakku. Dimanakah kau, Lingka? Sejak dua hari sebelum kau mengirim pesan singkatmu itu, kau hilang entah kemana.

“Pa, malam ini jadi ke Pasar Malam, kan?” Asta, anakku membuyarkan kegalauanku.

“Iya. Sana mandi dulu, biar cakep”

****

Pasar Malam tampak ramai. Asta terlihat ceria mencoba semua wahana. Sedangkan aku, cukup mengawasi dan masih menanyakan keberadaan Lingka. Tiba-tiba Asta menghampiriku, “Pa, aku dapat gulali dari badut itu..” katanya seraya menunjuk badut berambut hijau.
“Makasih..” jawabku pada si badut. Ia mengangguk, lalu berlalu. .

****

“Lingka, besok shift 1”
“Oke”

Badut berambut hijau itu lalu menghapus riasannya.

Advertisements