Orang-orang lebih mengenalku dengan nama Cindy.  Sejak tiga tahun lalu, aku lebih dikenal dengan nama ini ketimbang nama lahirku. Aku tak keberatan. Toh, nama ini lah yang membuatku bisa meraih rupiah.

Malam ini, seperti Sabtu malam sebelumnya, aku sibuk di belakang panggung. Sebagai penyanyi klub kecil, aku harus menyiapkan sendiri kostum dan tata riasku.

Tersenyum, aku teringat syarat yang diajukan Mami Lola, si pemilik klub sewaktu menerimaku dulu. “Gue hanya butuh penyanyi cewek. Di sini, semua pengunjung laki-laki. Masa iya, harus disuguhi batang juga?”

Sebuah keputusan yang sulit, mengingat aku adalah lelaki tulen, dengan anak-istri yang menunggu kiriman uangku setiap bulannya. Tapi akhirnya hal itu juga yang memutuskanku untuk menerima pekerjaan ini.

 

 

( jejakubikel, 111kata, tema : Cindy, 22th, waria ) 

Advertisements