Ini sudah hari keenampuluhsembilan dan masakan Emak tetap sama. Tanpa daging, tanpa telur. Hanya bubur dengan aneka sayuran entah. “Kita belajar jadi vegetarian ya..” kata Emak merayu kami–keempat anaknya saat merengek minta daging di awal dulu. Kini kami maklum dengan keadaan ini. Beras setengah kilo yang dijadikan bubur, jelas untuk mengirit persediaan makan.

Aku terus mengunyah. Berusaha tak merasakan apa yang dirasa oleh lidah. Dua adikku mulai mengeluarkan suara aneh. Salah satu mengembik, yang lainnya menggumam seperti sapi.

***

Dapur, dua jam sebelumnya.

Emak menggumam, “Hanya ada beras setengah kilo, bawang putih dan garam. Ah, tak apa. Selama ilalang dan rumput masih tumbuh subur, anak-anakku masih bisa merasakan sayuran. Anggaplah begitu.”

(Jejakubikel, 111kata, Tema Vegetarian)

Advertisements