: Fa dan Mu

Berkunjunglah sesekali
rumahku dibangun di dekat sawah di depannya ada pohon mangga tua di mana batangnya sudah banyak berbuah

Mari kita urai banyak percakapan sambil bersantap rujak bersama.

Dan bila langit beranjak merah, tunggulah di sini, di beranda mungilku berbatang-batang kangkung tumbuh di dekat sungai sudah siap aku petik seikat —Sementara aku memasak dapatkah kaucium harumnya : teracik wangi di wajan hitam?

Berkunjunglah sesekali,
sekadar bertemu habiskan hari di sini, aku punya banyak resep dan kau, pasti menyukainya.

ps : sajak dari Raf ( @opiloph ) untuk Mu ( @PramoeAga )  dan Fa ( @falafu )

Advertisements