image

Di suatu sore nan sejuk, saat mulut masih penuh dengan kerupuk; tiba-tiba ada pesan lewat whatsapp dari teman saya –sebut saja dia Daun– mengajak untuk menggambar doodle. Tanpa ada angin dan tanpa ada sogokan sebelumnya, saya langsung antusias. Pikir-pikir, apa ya yang harus saya ciptakan untuk tema ‘superhero’ ini. Akhirnya tangan saya lebih kreatif dari otak kanan saya. Sret sret, ia menggoreskan tinta menggambar seorang pemuda yang terlihat ‘tidak sempurna’ untuk kelas superhero (cungkring, buncit, narsis, hehe.. ) menjadi layak tampil. Maksudnya, semua orang bisa menjadi superhero. Minimal untuk dirinya sendiri. \m/

image

Advertisements