Radu menutup rapi amplop coklat berbingkai garis-garis sebelum beranjak ke lobby. Ditemuinya seorang paruh baya di sana.

“Bisa tolong ke kantor pos untuk mengirimkan ini? Surat ini harus sampai tepat waktu”

Radu memberikan sejumlah uang setelah lelaki paruh baya itu mengangguk. Bergegas ia kembali ke kamar untuk membereskan barang sebelum pulang ke Solo, tempat tinggalnya.

***

Dihirupnya udara Solo pagi ini sembari memejamkan mata. Udara yang berbeda dari liburan seminggu di pulau kecil kemarin. Menikmati pantai, berjemur, menyelam. Surga!

“Pos!”

Lelaki berseragam oranye menghampiri sambil menyodorkan amplop coklat berbingkai garis-garis. Sejenak amplop berpindah tangan. Radu lalu memindahkan isinya ke dalam stoples yang telah disiapkan. Udara liburan. Hawa kebebasan. Aku pasti merindukannya.

Advertisements