“Cari tempat adem dan seger yuk. Panas kalau di kota.”

Berawal dari mencari tempat alternatif untuk berwisata di sekitar Surakarta, pilihan kemudian jatuh pada obyek wisata yang ada di Kabupaten Karanganyar. Apa saja? Let’s see. Jaraknya yang hanya 14 km ke arah timur memudahkan akses ke sana. Sebelum bertemu hamparan kebun teh dengan hawa sejuk, perjalanan menuju Candi Cetho yang terletak di lereng barat Gunung Lawu tepatnya di Dusun Cetho, Desa Gumeng dilalui dengan jalan yang berliku dan menanjak. Cukup melelahkan tapi sangat terbanyar dengan pemandangan sekitar. Pemandangan luas Surakarta dan Karanganyar dapat dinikmati dari atas sini.

 

Candi Cetho

Lokasi Candi Cetho (dalam bahasa Jawa artinya jelas) yang cukup tinggi (1496 mdpl) membuat pemandangan di sekitarnya tampak indah. Selain hamparan kebun teh, kalau beruntung (tidak berkabut atau mendung) kalian bisa melihat pegunungan yang mengitari, yaitu Gunung Merapi, Gunung Merbabu dan Gunung Lawu. Jika lebih teliti juga bisa terlihat puncak Gunung Sindoro dan Sumbing.

Masuk di area candi yang dibangun pada 1397 Saka ( 1475 M) ini terasa lain dibandingkan dengan candi Hindu yang ada di Jawa pada umumnya. Candi dengan panjang 190 meter dan lebar 30 meter ini mempunyai bentuk yang menyerupai punden berundak masa pra sejarah dengan gerbang mirip pura.

image

Candi ini pertama kali ditemukan sebagai reruntuhan batu dengan 14 teras berundak meninggi ke arah puncak. Namun sekarang hanya tertinggal 13 teras, 9 diantaranya telah dipugar.

Fungsi Candi Cetho sebagai tempat ruwatan bisa dilihat dari simbol-simbol dan mitologi yang ditampilkan melalui arca-arcanya. Mitologi yang disampaikan berupa cerita Samudramanthana dan Garudeya. Sedangkan penggambaran simbol phallus dan vagina dapat ditafsirkan sebagai kelahiran kembali.
image

image
Arca Phallus

image

Semakin kita masuk ke arah timur (naik ke atas) suasana hening kembali menyelimuti. Ada dua buah joglo di sisi kanan dan kiri sebelum masuk ke bagian teras tempat sepasang bangunan yang berfungsi sebagai ruang penyimpanan benda kuno. di dalam bangunan sebelah kiri ada sebuah patung Sabdapalon, sedangkan bangunan sebelah kanan terdapat patung Nayagenggong. Fyi saja, kedua patung ini adalah tokoh Punakawan dalam cerita pewayangan.

image
image

image

image

image

image

Melangkah lebih dalam lagi, kita akan menemui sebuah bangunan berdinding batu setinggi lebih dari 1,5 meter dengan bangunan utama yang juga terbuat dari batu setinggi 2 meter.
image

image

Sebagai tempat pemujaan Dewa Siwa dan masih digunakan sebagai tempat beribadah oleh penduduk sekitar, kalian akan menemukan banyak sesajen di arca-arca hingga ke teras tertinggi. Wangi bunga sesaji dan sisa dupa yang terbakar ditambah dengan kabut yang sering turun menyelimuti area candi memberi kesan yang berbeda. Tenang dan mistis.

 

Puri Saraswati

image

Puas mengitari Candi Cetho, kalian bisa mlipir ke bagian lain dari kompleks ini. Melewati pintu kecil sebelah kiri di teras ke-8/9, kalian bisa mengikuti jalan setapak untuk mencapai Puri Saraswati. Dengan jarak kurang lebih 300 meter sampailah di puri yang tampak seperti taman ini.Bangunan utamanya adalah lapangan terbuka berlantai batu. Seperti memasuki area tempat beribadah lainnya, kita diwajibkan melepas alas kaki di sini.  Di tengah taman, ada sebuah kolam dengan patung Dewi Saraswati berdiri anggun di atasnya. Dengan latar belakang pohon-pohon pinus ditambah udara dingin dan keadaan sepi karena tak ada pengunjung lain,  suasana di sekitar sini tampak mistis. Ditambah, patung Dewi Ilmu Pengetahuan sumbangan dari Propinsi Bali ini nampak memancarkan aura magis.

image

Mungkin saya yang penakut ditambah lebay, tapi kalian harus mencoba merasakannya sendiri. Beranjak ke sebelah kanan taman ini terdapat sebuah jalan kecil menuju ke Sendang Pundi Sari. Dulunya berfungsi sebagai tempat penyucian diri sebelum sembahyang di candi.

image

Sebenarnya masih ada satu candi lagi yang sempat jadi wacana untuk dikunjungi. Namun karena hari sudah beranjak petang dan saya harus pulang ke Surakarta, akhirnya batal. Most all, kalau kalian merasa penat dengan hingar bingar kota Surakarta, menginginkan suasana yang lebih tenang dan berudara segar; pilihan ke obyek wisata ini sungguh pilihan tepat.

image

Advertisements