Jika kau merasa ada sedikit semilir kesedihan di hari ulang tahunmu, mungkin bisa dikatakan bahwa kau sudah menginjak dewasa. Atau lewat dewasa.
Kesedihan yang terselip di antara bahagia dan syukur karena masih diberi kesempatan di dunia, tentu bukan rasa tak menyukai, atau benci. Di usiamu yang makin matang, pertambahan usia lebih banyak tentang bertambahnya tanggung jawab. Otakmu akan serta merta –mau tak mau– memutarkan slideshow di kepalamu. Tentang apa saja yang telah kau perbuat selama ini, tentang pencapaian apa saja dan hal-hal lain yang membuatmu merasa masih ‘kosong’. Isi kepala tak lagi tentang kado apa yang akan diterima, tema perayaan apa tahun ini atau siapa saja yang diundang. Semuanya menguar begitu saja.

Tapi, tentu saja. Di sela-sela kesedihan yang terselip, tetap rayakan kebahagiaanmu. Jangan lupa undang dirimu sendiri untuk berpesta. Rayakan dengan rasa syukur dan semangat muda. Kenapa? Karena semangat muda membuatmu lebih bertenaga untuk mencapai sisa wacana. 

Selamat berusia baru

Advertisements