World Mental Day

Selama pandemi, kesehatan mental banyak menjadi sorotan. Suka nggak suka, mau ngga mau, siap ngga siap; mental kita bisa jadi korban. Kadang tanpa sadar, sebenarnya kita (atau orang di sekitar) sudah punya tanda-tanda awal, tapi mungkin karena kurangnya info atau pengetahuan tentang kesehatan mental maka hal tersebut diabaikan.

Hari Kesehatan Mental Sedunia diperingati pertama kali di tahun 1992. Sungguh jarak yang lama sebelum pandemi melanda, yang membuat orang-orang jadi lebih aware terhadap kesehatan mental.

Suka ngga suka, media sosial punya andil yang besar terhadap kesehatan mental. Butuh kesiapan mental hanya untuk melihat sebuah postingan dari orang lain, sesederhana itu sebenarnya. Kalau mental kita sedang drop, batin kita sedang tidak baik-baik saja, bersosialmedia bukannya mendatangkan kebahagiaan tapi justru merusak mental. Seperti sebuah kalimat —paragraf lebih tepatnya– dari seorang teman yang aku kutip berikut:

Selamat Hari Kesehatan Mental Sedunia, teman-teman. Semoga kita lebih bijaksana dalam memelihara mental kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s