World Mental Day

Selama pandemi, kesehatan mental banyak menjadi sorotan. Suka nggak suka, mau ngga mau, siap ngga siap; mental kita bisa jadi korban. Kadang tanpa sadar, sebenarnya kita (atau orang di sekitar) sudah punya tanda-tanda awal, tapi mungkin karena kurangnya info atau pengetahuan tentang kesehatan mental maka hal tersebut diabaikan. Hari Kesehatan Mental Sedunia diperingati pertama kali…

Selusin Sajak Patah Hati

(1) Bukan ingin yang membuat terbiasa Tapi ego yang lebih berkuasa Hari-hariku tanpa kamu seperti dunia yang diduduki zombie Suram, sepi dan seringkali dikagetkan oleh ingatan Rindu, lebih tepat kukatakan Rindu, yang kini jadi barang haram Kuhela napas dalam-dalam, tapi dada sesak remuk redam Patah hati dan ambyar, memang sahabat yang saling menyemangati *sebelas sajak…

Disconnect

Setelah hari ini, kita akan mengingat musim panas sebagai musim yang basah di hati, Sebagai percakapan yang tak pernah lahir, Dan sebagai luka yang dibiarkan menganga

Patah Hati Kali ini, (Masih) Bisa Terkendali

Patah hati. Sesiap apapun menghadapinya, tetap saja tidak ada yang siap. Tetap merasa patah, tetap saja ada yang (mendadak) kosong. Banyak hal yang dapat menyebabkan luka patah hati lama kering. Bahkan banyak juga yang dengan sengaja mengorek luka agar tetap berdarah. Luka akan tetap kering, diobati atau pun tidak. Hanya masalah waktu. Tapi bukankah lebih…

Pendengar yang Baik

Kita berusaha untuk menjadi pendengar yang baik untuk orang lain. Tapi seringkali –bahkan tanpa sadar– tak melakukannya untuk diri sendiri Menjadi pendengar apalagi dengan embel-embel “yang baik” tidak semudah menjadi pendongeng. Banyak orang masih gagal meredam egonya untuk tidak menyela pembicaraan, membandingkan dengan kisahnya atau malah menyudutkan teman yang sedang bercerita dengan “Ah cuma kayak…

Perayaan Dalam Diam

Semakin bertambah usia, aku rasa kita akan semakin menjauhi ingar bingar seremoni. Sunyi –disengaja atau tidak– adalah teman dekat. Kalau dulu perayaan akan terasa sebagai ukuran kebahagiaan, penuh warna dan semakin penuh ruangan dengan undangan artinya kita banyak mendapatkan cinta; hal itu tak lagi berlaku seiring bertambahnya usia. Semakin sedikit orang —keluarga atau orang terdekat–…